• February 21, 2024

Suburkan Tanaman dengan Pupuk Kulit Bawang Merah

Menanam merupakan salah satu kegiatan yang biasanya dijadikan sebagai hobi. Entah menanam tanaman hias atau tanaman pangan, untuk membantu pertumbuhan tanaman diperlukan nutrisi dari diberikannya pupuk. Pupuk organik menjadi salah satu pupuk yang dapat digunakan sebagai penambah nutrisi buat tanaman. Nah, Sabahat sehat limbah pangan dapat dijadikan sebagai pupuk organik seperti kulit bawang merah.

kulit bawang merah
Foto: Pixabay.com

Limbah kulit bawang merah

Kulit bawang merah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang biasanya langsung dibuang. Walaupun beratnya ringan, bila terus menerus dibuang maka akan menumpuk dan bisa menyebabkan masalah dikemudian hari.

Pada tahun 2020, menurut BPS produksi bawang merah mencapai 1,58 juta ton dan meningkatkan 14,88% dari tahun sebelumnya di Indonesia. Produksi yang banyak ini tentu akan berimbas pada banyaknya jumblah limbah yang dihasilkan.

Manfaat kulit bawang merah untuk tanaman

Kandungan kulit bawang merah yang bermanfaat untuk tanaman yaitu mengandung zat yang mirip dengan Acetic Acid (AAI) sebagai zat yang aktif untuk mendorong pertumbuhan tanaman. Selain itu kulit bawang merah menagndung triterpenoid, flavonoid, saponin, glikosida, steroida dan tanin dengan konsentrsi yang cukup banyak.

pupuk organik cair
Foto: Pixabay.com

Kulit bawang merah juga mengandung senyawa yang dapat mempercepat pertumbuhan akar, membunuh hama ulat, dapat menjaga tanaman agar terhindar dari serangan penyakit. Selain itu, pupuk kulit bawang merah turut berperan dalam mencegah kerontokan bunga dan buah, membantu memebentuk klorofil dan nutrisi tanaman, sehinga dapat meningkatkan hasil dan kualitas panen.

Cara membuat dan menggunakan pupuk organik cair kulit bawang merah

Cara untuk membuat pupuk cair kulit bawang merah, yaitu pertama kumpulkan kulit bawang merah sebanyak 250 gram, lalu rendam dalam wadah yang berisikan 1 liter air selama 24 jam. Setelah itu, kamu dapat langsung menggunakan pupuk cair tersebut dan lakukan penyiraman pada tanaman seminggu sekali, kulit bawang merah tersebut akan merubah menjadi pupuk kompos setelah disiramkan pada tanaman.

Kulit bawang merah yang telah direndam air juga dapat didiamkan selama 48 jam. Kemudian, kamu juga bisa menyaring terlebih dahulu kulit bawang merah yang telah direndam sebelum diberikan pada tanaman.

Sahabat Sehat dapat memanfaatannya sebagai pupuk organik untuk memberikan nutrisi pada tanaman. Dengan mengolah kembali kulit bawang merah, kamu juga membantu mengurangi limbah rumah tangga yang dibuang ke tempat penampungan sampah.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Neta Mustikasari

Mahasiswa ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *