• February 21, 2024

Perokok dan Orang Sekitar Dihantui Kanker Paru

Hai, Sahabat Sehat! Sangat penting bagi setiap individu untuk memiliki kesadaran terkait bahaya kanker paru. Salah satu penyebab yang paling umum yaitu karena kebiasan merokok. Selengkapnya, mari simak penjelasan berikut.

Banyaknya Jumlah Perokok Bukan Prestasi

Masyarakat yang merokok sering mengklaim bahwa rokok memberikan sensasi ketenangan. Namun, peningkatan jumlah perokok telah mengakibatkan masalah serius di seluruh dunia. Berdasarkan laporan The ASEAN Tobacco Control tahun 2007, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah perokok terbanyak, yakni mencapai 57.563 juta orang.

bahaya rokok
Foto: Pexels.com

Pada tahun 2008, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Indonesia sebagai negara dengan peringkat ketiga tertinggi dalam hal penggunaan rokok. Lebih dari 60 juta penduduk Indonesia menghadapi ketergantungan nikotin akibat rokok, dan jumlah kematian akibat konsumsi rokok mencapai angka 400 ribu orang per tahun.

Rokok Penyebab Kanker Paru

Merokok terbukti erat kaitannya dengan 25 jenis penyakit, salah satunya kanker paru-paru. Sebanyak 87% kematian akibat kanker paru diakibatkan oleh rokok. Bahkan pada perempuan, jumlah pengidap kanker paru melebihi penderita kanker payudara sebagai penyebab utama kematian akibat kanker. Hal ini disebabkan karena jumlah perokok perempuan bertambah banyak.

Merokok bisa merusak kerja normal paru karena hemoglobin lebih mudah membawa karbondioksida dibandingkan dengan membawa oksigen. Kanker merupakan penyakit yang diakibatkan oleh sel tumbuh berlipat ganda secara tiba-tiba dan ngga berhenti. Tterkadang gumpalan sel ini hancur sehingga terbawa dalam aliran darah menuju bagian tubuh lain. Pertumbuhan sel ini bisa terjadi apabila sel tersebut terangsang oleh zat tertentu yang juga dikenal sebagai zat karsinogenik dengan jangka waktu yang lama.

asap rokok
Foto: Pexels.com

Tar yang ada pada tembakau memiliki bahan yang bersifat karsinogenik. Terdapat juga bahan kimia yang bersifar ko-karsinogenik, artinya jika bereaksi dengan bahan kimia lain bisa merangsang tumbuhnya sel kanker. Penyimpanan tar tembakau banyak terjadi di paru-paru, oleh karena itu kanker paru menjadi jenis kanker yang banyak terjadi.

Perokok Pasif Juga Terancam

Perokok pasif  berisiko mengalami penyakit jantung sebesar 25-30% dan kanker paru sebesar 20-30%. Perokok pasif merujuk pada individu yang tanpa sengaja menghirup asap rokok yang dilepaskan oleh perokok. Sejauh ini sekitar 90% penderita kanker paru adalah perokok.

Saat ini kecenderungan usia pasien penderita kanker paru semakin muda khususnya di kalangan remaja. Dahulu pasien kanker paru berumur rata-rata 40 tahun, namun kini relatif jauh lebih muda yakni 20 tahun. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi remaja sudah mulai merokok, yakni pengaruh orang tua, pengaruh teman/pergaulan, faktor kepribadian. Di antara pengaruh diatas yang paling berpengaruh khususnya bagi remaja adalah pengaruh teman dan pergaulan

Sahabat Sehat, mari tingkatkan kesadaran akan bahaya rokok. Terutama bahayanya dalam memicu penyakit kanker paru yang ganas banget, loh!

Referensi

Nurjanah, Lily Kresnowati, Abdun Mufid. 2014. Gangguan Fungsi Paru Dan Kadar Cotinine Pada Urin Karyawan Yang Terpapar Asap Rokok Orang Lain. Jurnal Kesehatan Masyarakat 10 (1)

Nururrahmah. 2014. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Dan Pembentukan Karakter Manusia. Prosiding Seminar Nasional Volume 01, Nomor 1

Surgeon General, 2006

Waciko, Kadek Jemmy. 2014. Pengaruh Jumlah Rokok Yang Dihisap Setiap Hari Terhadap Penyakit Kanker Paru-Paru Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bali International Institute Of Tourism Management (Stie –Bittm) Sahid. Jurnal Sosial Dan Humaniora, Vol. 4, No.1

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Muhammad Alif Fiandra

Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Jember

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *