• February 21, 2024

Mengenal Gejala dan Penyebab Asam Urat Tinggi yang Jarang Disadari

Selain gejala di atas, ada beberapa penyebab asam urat yang tak boleh kamu abaikan Sahabat Fimela. Mengutip dari laman healthline.com, risiko asam urat bisa sangat meningkat ketika kita memiliki pola hidup yang salah. Risiko ini akan sangat tinggi pada beberapa di antara kita dengan risiko khusus. Inilah sekian penyebab asam urat yang perlu diwaspadai. 

1. Diet Tinggi Purin

Makan makanan tinggi purin seperti daging merah, alkohol, dan makanan laut dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi. Beberapa sayuran ternyata juga dipercaya mampu meningkatkan asam urat. Jadi, kita harus pandai memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah tingginya asam urat dalam tubuh. 

2. Genetika

Faktor genetik bisa memainkan peran dalam meningkatkan risiko seseorang mengembangkan asam urat tinggi pun masalah kesehatan launnya. Jika ada riwayat keluarga dengan kondisi ini, risiko kamu untuk terkena penyakit ini bisa dikatakan akan makin tinggi. 

3. Obesitas

Orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan cenderung memiliki risiko lebih tinggi karena tubuh mereka bisa memproduksi lebih banyak asam urat. Untuk mencegah risiko asam urat, menjaga pola makan dan berat badan di skala ideal adalah hal yang wajib dilakukan. 

4. Gangguan Metabolik 

Gangguan seperti hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia (kadar lemak tinggi dalam darah) juga meningkatkan risiko asam urat tinggi. Kamu penting untuk cek kesehatan tubuh secara berlaka demi memantau kesehatan tubuh secara menyeluruh dan mencegah berbagai risiko penyakit berbahaya termasuk asam urat. 

5. Efek Samping Obat

Beberapa obat seperti diuretik, dikatakan mampu meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Selain itu, dehidrasi atau kurangnya asupan cairan dalam kehidupan sehari-hari, juga memberi efek samping meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. 

Untuk diagnosis dan pengelolaan asam urat tinggi, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis yang kompeten. Gejala dan penyebabnya sebenarnya bisa sangat bervariasi dari individu satu ke individu yang lain. Semoga informasi ini bermanfaat, semoga kita senantiasa diberi kesehatan optimal dan semakin bijak dalam menjaga kesehatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *