• February 21, 2024

Cara Orang Tua Mengatasi Stres Akibat Down Syndrome pada Anak

Apa yang terlintas dalam benak kamu ketika harus membesarkan anak dengan Down Syndrome? Pasti sebagian besar akan terkejut atau mungkin beberapa orang  juga masih asing mendengar kata Down Syndrome itu sendiri. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kita akan mengulas tentang bagaimana cara orang tua mengatasi stres akibat Down Syndrome yang terjadi pada buah hati.

Baca Juga: Bagaimana Down Syndrome Bisa Terjadi?

Bagaimana Down Syndrome bisa terdeteksi semenjak kehamilan?

Kelainan Down Syndrome dapat terdeteksi saat janin masih dalam kandungan. Pendeteksian berupa skrining awal dapat dilakukan menggunakan evaluasi hasil ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan darah. Namun untuk hasil lebih jelas dan pastinya, dokter akan melakukan pemeriksaan melalui pengambilan cairan ketuban (amniocentesis) atau pengambilan sedikit sel placenta (chorionic villus sampling) untuk menganalisis kromosom janin yang dikandung. 

Faktor risiko terjadinya Down Syndrome dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu usia ibu yang mengandung diatas 35 tahun, riwayat keluarga ada yang mengalami Down Syndrome, serta adanya riwayat membawa kelainan genetik lain.

Apabila setelah pemeriksaan lanjutan menunjukan hasil adanya risiko tinggi kelainan genetik berupa Down Syndrome, dokter akan memberikan konsultasi dengan ayah dan bunda calon bayi. Dengan mengetahui lebih awal sedari kehamilan, tentunya calon orang tua dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut kelahiran buah hati. Konsultasi berkaitan fisik persiapan melahirkan maupun kondisi mental orang tua sangat mungkin untuk dilakukan dengan harapan agar dapat lebih siap baik aspek jiwa maupun raga.

Apakah Down Syndrome dapat disembuhkan?

Kelainan Down Syndrome tidak dapat disembuhkan. Tetapi ada berbagi program dukungan dan pendidikan yang dapat membantu anak dan keluarga mereka.

Program yang tersedia merupakan intervensi semenjak bayi. Dalam hal ini dapat membantu anak belajar keterampilan sensorik, keterampilan sosial, kemandirian, keterampilan motorik, bahasa, dan kognitif. Anak-anak dengan Down Syndrome seringkali tumbuh sesuai usia, namun dalam proses belajar mungkin akan lebih lambat bila dibandingkan dengan anak-anak lain.

Baca Juga: Ciri-ciri Down Syndrome yang Dapat Dikenali Sejak Dini!

Apa saja tips bagi orang tua dalam mengasuh anak dengan Down Syndrome?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa stres pada orang tua yang memiliki anak Down Syndrome paling besar dipengaruhi oleh sulitnya interaksi antara orang tua dan sang buah hati, yaitu berkisar 39,7%. Hampir mirip dengan mengasuh anak pada umumnya, pada anak dengan Down Syndrome juga diperlukan rasa cinta, kesabaran, kasih sayang, energi yang positif dan penyesuaian yang mengakomodasi kebutuhan khusus anak. 

  1. Temukan orang tua lain yang memiliki anak dengan Down Syndrome

Sepanjang melalui proses pengasuhan yang memakan waktu tidak sebentar, para ayah dan ibu anak dengan Down Syndrome mungkin memerlukan teman bercerita atau berkonsultasi pengalaman satu sama lain dengan orang tua pada kondisi yang serupa. Diharapkan melalui komunikasi satu sama lain antar orang tua dapat saling memberikan tips sehingga menjalankan pengasuhan dengan lebih mudah.

  1. Ciptakan lingkungan yang suportif

Energi yang dibutuhkan baik secara fisik dan psikis tentunya akan lebih banyak sehingga akan rentan memicu stres mental ataupun jatuh sakit. Lingkungan yang suportif tentunya akan sangat dibutuhkan. Jangan segan untuk melibatkan anggota keluarga lain atau teman dalam proses pengasuhan anak. Dengan adanya orang sekitar yang mau mendukung dan berperan dalam proses mengasuh, orang tua dapat mengambil waktu untuk merehatkan diri sejenak. Menjaga kesehatan fisik merupakan hal yang penting, bisa dilakukan dengan cara istirahat cukup, makan makanan yang menyehatkan, dan jangan lupa berolahraga. Para orang tua juga dapat berbagi cerita pada orang terdekat agar masalah yang ditemui tidak menjadi beban diri sendiri.

  1. Konsultasi rutin dengan dokter

Seiring dengan berkembangnya anak, diperlukan pula komunikasi pada dokter. Nantinya dokter akan bekerjasama dengan terapis dan bidang spesialisasi lain yang dibutuhkan untuk membantu anak agar dapat menunjukan kemajuan perkembangan. Jangan lupa untuk mengkomunikasikan segala tantangan yang dihadapi dalam proses pengasuhan agar dapat didiskusikan solusi bersama dan ikuti segala rekomendasi yang telah dokter sarankan.

Baca Juga: 3 Jenis Down Syndrome yang Perlu Kamu Ketahui!

  1. Lakukan komunikasi yang sederhana pada anak

Dalam memberikan instruksi, sebaiknya orang tua memberikan satu hingga dua arahan. Kemudian dapat meminta anak untuk mengulangi instruksi tersebut. Berikan keleluasaan bagi anak untuk dapat membuat pilihan dan belajar dari hal tersebut. Dalam penyelesaian masalah, orang tua disarankan untuk membantu anak menyelesaikan masalahnya dengan tetap melibatkan anak tersebut, alih-alih langsung memperbaiki semuanya. Interaksi orang tua dan anak dengan Down Syndrome memang dibutuhkan kesabaran yang lebih ekstra.

  1. Perbanyak mencari informasi 

Pada era zaman yang sudah serba digital ini menjamin segala akses kemudahan mencari informasi. Sehingga bagi para orang tua sebaiknya tidak perlu terlalu panik berlebih saat mengetahui hal baru yang terjadi, atau bahkan jangan sampai termakan hoaks. Perbanyak literasi untuk mempelajari lebih jauh berkaitan dengan Down Syndrome tentunya pada sumber-sumber yang terpercaya. Dengan memiliki informasi yang memadai, diharapkan lebih memudahkan dan membuat hati orang tua lebih tenang dalam mengasuh anak Down Syndrome.

Membesarkan anak dengan Down Syndrome akan menjadi perjalanan yang panjang dan mungkin melelahkan bagi ayah bunda. Membentuk dukungan yang kuat dari para profesional serta pengertian dari orang-orang terdekat merupakan hal yang penting dalam keberhasilan pengasuhan ini.

Baca Juga: Kenali Apa itu Kelainan Kromosom Serta Pencegahannya Pada Janin

Skrining dini Down Syndrome pada janin dalam kandungan

Ibu hamil dapat mendeteksi kelainan genetik pada janin dalam kandungan seperti Down Syndrome, Edwards Syndrome, Patau Syndrome, dan berbagai kelainan lainnya dengan layanan NIPT by NIFTY di Bumame. Untuk informasi lebih lanjut terkait NIPT by NIFTY, kamu dapat menghubungi customer care Bumame.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *