• February 21, 2024

Benarkah Tidur Tanpa Bantal Lebih Baik?

Selama ini, Sahabat Sehat tidur dengan atau tanpa bantal? Pemakaian bantal ternyata berpengaruh besar pada kenyamanan selama tidur hingga kualitas tidur.

Setiap orang mempunyai preferensi berbeda terkait kenyamanan saat tidur. Ada yang suka tidur dengan bantal besar dan empuk, sementara lainnya merasa tidak nyaman. Meskipun demikian, sebagian orang merekomendasikan tidur tanpa bantal karena bermanfaat untuk kesehatan. Tapi, apakah benar tidak menggunakan bantal lebih baik?

tidur tanpa bantal
Foto: Freepik.com

Apa Manfaat Tidur Tanpa Bantal?

Sebagian besar orang tidur menggunakan bantal sebagai alas kepala. Akan tetapi, ada sebagian orang tidur tanpa bantal yang diyakini mempunyai beragam manfaat. Selain manfaat kesehatan, ada juga manfaatnya untuk kecantikan, berikut ini di antaranya.

Mendukung Kesehatan Leher dan Punggung

Ketegangan otot leher akan berkurang jika tidur tanpa bantal, sehingga mencegah nyeri di bagian leher. Tidur tanpa menggunakan bantal juga membantu punggung memanjang dan bisa beristirahat dalam posisi alami. Menggunakan bantal tebal atau menumpuk berpotensi memengaruhi posisi tulang belakang dan menimbulkan sakit punggung. Bantal terlalu empuk juga berisiko mengurangi aliran darah ke kepala, sehingga terbangun dalam kondisi pusing.

Tidur Lebih Nyenyak dan Kurangi Risiko Alergi

Tidur lebih nyenyak jika tanpa bantal. Saat menggunakan bantal jadi mudah terbangun dan perlu membenarkan posisi bantal, sehingga mengurangi kualitas tidur. Ini berpengaruh pada kesehatan.

Selain itu, debu atau kotoran yang terhirup selama menggunakan bantal dapat memicu alergi. Jika kamu tidur tanpa bantal, risiko tersebut dapat diminimalisir.

Mencegah Jerawat di Wajah

Tidak menggunakan bantal dapat mencegah munculnya jerawat di wajah. Kotoran dan bakteri di sarung bantal berpindah ke kulit dan menyumbat pori yang memicu jerawat. Sarung bantal yang kotor lebih berpotensi menyebabkan jerawat meradang, bahkan infeksi jika tidak segera ditangani.

Mencegah Kerutan

Menurut studi tahun 2016 yang berjudul “Sleep Wrinkles: Facial Aging and Facial Distortion During Sleep” tidur menggunakan bantal bisa menekan kulit saat tidur, terutama yang tidur menyamping atau tengkurap. Seiring waktu, timbullah kerutan halus sebagai tanda penuaan.

Menjadikan Kulit Lebih Cerah

Dilansir dari laman Klik Dokter, dr. Muhammad Iqbal Ramadhan menyampaikan bahwa, tidur pakai bantal akan mengurangi sirkulasi darah ke kepala, termasuk ke wajah. Jadi, tidur tanpa bantal justru melancarkan sirkulasi darah ke kepala dan wajah, sehingga kulit wajah lebih sehat dan tampak merona.

bantal
Foto: Freepik.com

Tidak Semua Orang Boleh Tidur Tanpa Bantal

Meskipun punya banyak manfaat, nyatanya tidak semua orang bisa tidur tanpa menggunakan bantal. Ini karena beberapa kondisi kesehatan membuat seseorang justru disarankan untuk tidur dengan menggunakan bantal. Misalnya, seserang yang mengalami sleep apnea atau GERD justru memerlukan bantal agar kualitas tidurnya optimal.

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang penderitanya sulit bernapas sejenak saat tidur, sehingga terbangun dengan napas terengah-engah. Jika pakai bantal, gejalanya bisa berkurang, bahkan berhenti. Tidur dengan bantal juga membantu penderita GERD mencegah asam lambung naik ke tenggorokan ketika tidur akibat posisi kepala lebih tinggi dibandingkan perut.

Cara Tepat Tidur Tanpa Bantal

Jika mau coba tidur tanpa bantal, lakukanlah dengan benar. Cara pertama adalah mengganti bantal dengan kain tipis untuk sementara waktu sampai lebih terbiasa. Kedua, gunakan bantal untuk menyokong bagian tubuh lainnya, misalnya menyokong perut ketika tidur dalam posisi tengkurap dan menyokong area lutut ketika menghadap samping. Tujuannya agar postur tubuh tidak terpengaruh.

Ketiga, gunakan kasur yang nyaman untuk mencegah sakit pada leher dan punggung. Hindari kasur terlalu empuk karena memicu tulang belakang terlalu melengkung dan kasur terlalu keras yang memicu sakit punggung.

Asal dilakukan dengan tepat, tidur tanpa bantal bisa menjadi solusi meningkatkan kualitas tidur. Akan tetapi, seseorang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penjelasan di atas, tidak disarankan tidur tanpa bantal. Meskipun menggunakan bantal, tetap harus menyesuaikan tinggi bantal agar tidak terlalu tinggi atau bertumpuk.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *