• February 21, 2024

5 Penyebab Air Liur Berlebih yang Dialami Ketika Hamil

Produksi air liur yang berlebih dalam dunia medis disebut dengan ptyalism gravidarum. Ptyalism gravidarum adalah kondisi khusus yang umumnya terjadi saat kehamilan trimester pertama, di mana kelenjar air liur memproduksi air liur secara berlebih. Ibu hamil dapat memproduksi air liur hingga 1-2 liter per hari.

Penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko ibu hamil mengalami kondisi ini:

1. Perubahan hormon

Hormon estrogen dan progesteron yang mengalami peningkatan dalam kehamilan, dipercaya dapat menstimulasi kelenjar liur sehingga memproduksi air liur berlebih.

2. Mual dan kondisi lambung yang terlalu asam

Ibu hamil lebih rentan mengalami gangguan lambung, salah satunya adalah refluks. Pada kondisi ini, asam lambung mengalir keluar dari lambung menuju kerongkongan.

Asam lambung dapat mengiritasi kelenjar liur sehingga merangsangnya untuk memproduksi lebih banyak air liur. Air liur juga diperlukan untuk menetralisir asam lambung yang naik sampai ke mulut dan menetralkan rasa nyeri lambung.

3. Hiperemesis gravidarum

Hiperemesis gravidarum adalah kondisi ketika ibu hamil mengalami mual dan muntah hebat secara terus-menerus. Mual yang berlebih membuat ibu hamil untuk tidak menelan air liurnya karena bisa memicu mual.

4. Iritan

Beberapa paparan zat dapat menyebabkan produksi air liur meningkat, misalnya rokok, karies gigi, obat-obatan tertentu, dan paparan toksin, seperti merkuri atau pestisida.

5. Infeksi gigi

Saat hamil, ibu hamil akan berisiko mengalami gangguan mulut, salah satunya gigi berlubang. Kondisi tersebut bisa diperparah kalau ibu hamil sering mual dan muntah di trimester pertama yang bisa menyebabkan infeksi gigi dan mulut apabila tidak dibersihkan secara rutin. Faktor inilah yang akhirnya memicu peningkatan produksi air liur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *