• February 21, 2024

1 dari 2 Penderita Diabetes Mengidap Neuropati Perifer

Neuropati perifer adalah penyakit yang menyerang saraf perifer, tepatnya terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang. Sangat umum terjadi oleh banyak orang, khususnya para penderita diabetes. Gejala yang dirasakan pun akan berbeda-beda pada setiap orang. Biasanya, mereka akan merasakan kesemutan atau mati rasa, nyeri seperti ditusuk, rasa sensasi terbakar, dan otot cenderung melemah, sehingga kesulitan untuk berjalan atau memegang suatu benda. Sayangnya, banyak orang yang meremehkan kondisi ini. Justru jika tidak ditangani dengan baik akan memperburuk kondisi kesehatan pasien tersebut.

“Bagi saya, sangat mengkhawatirkan bahwa bagi banyak dokter, nyeri neuropatik seringkali dianggap tidak terlalu penting dibandingkan dengan gejala lain yang dialami oleh pasien, meskipun itu adalah salah satu masalah yang paling memberatkan dan memiliki dampak yang luar biasa pada kualitas hidup pasien kita.” kata Prof. Rainer Freynhagen, Kepala Departemen Anestesiologi, Perawatan Intensif, dan Pengobatan Nyeri di Rumah Sakit Benedictus Tutzing & Feldafing Jerman.

Menurut penelitian yang dilakukan Prof. Rainer Freynhagen, sekitar 50% dari pasien neuropati perifer tidak mendapatkan pengobatan yang baik. Meskipun cukup sulit untuk mengidentifikasi penyakit ini, tetapi bukan berarti tidak menjadi masalah jika tidak diobati. Nyeri neuropati perifer dianggap tidak terlalu penting dibandingkan gejala dari penyakit lainnya. Nyatanya ini menjadi salah satu masalah yang akan berdampak dalam jangka panjang. 

Telah dibuktikan oleh Dr. Satish V Khadilkar, Neurologis terkemuka, Profesor dan Kepala Departemen Neurologi di Bombay Hospital Institute of Medical Sciences di Mumbai, India bahwa 59% pasien menjadi kurang produktif dalam pekerjaannya. 

“PN diabetik menyebabkan nyeri secara signifikan dan menjadi masalah serius dalam status pekerjaan dan produktivitas kerja pasien. Dari pasien yang telah bekerja, 59% telah melaporkan menjadi kurang produktif dalam pekerjaan”. Ujar Dr. Satish V Khadilkar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *